Friday, 17 May 2013

Pada Siapa Kapal Kan Berlabuh?

Pada siapa kapal kan berlabuh?
Laut pun mulai pasang
tenggelamkan pulau yang gersang.

Walau terus lebarkan layar,
angin tak sedianya datang
menjemput yang sabar.

Pada laut yang hitam,
wajahmu jelas, cemas dan kelam.
Tak berpeluk kasih
hingga mengalir perih.

Haruskah kulayarkan kapal,
walau tak satu pun pulau
menanti ku berlabuh?
Pada suatu yang nyata yang kekal,
yang lagunya berlantun syahdu.

Pada siapa kapal kan berlabuh?
puing diri memandang angkasa
yang rapuh lalu runtuh
dalam rahasia setiap senja.

Hingga pulau tenggelam
pada habisnya malam,
kapal kan ku layar
menuju tempat yang tiada.